CERITA MESUM PENGALAMAN NGENTOT DENGAN GADIS PERAWAN

Posted on

CERITA MESUM PENGALAMAN NGENTOT DENGAN GADIS PERAWAN

CERITA MESUM PENGALAMAN NGENTOT DENGAN GADIS PERAWAN Sebut saja nama saya Mar, waktu SMA saya di kelas 3 SMP tentang 162cm, yang paling aku suka dari gadis-gadis mendapatkan payudara yang lebih besar dan gemuk, semakin aku menyukainya. Selain itu, jika wajah juga indah, semakin membuat saya terangsang (mungkin karena saya sering membaca majalah dan menonton film porno yang membuat saya kardinal jd).

6s (8)

Di sekolah saya selalu luar biasa dan atas 5. Jadi aku slalu pergi ke kelas atau pilihan unggulan (kelas untuk orang2 pinter..itu kata guru2 saya wktu itu).
Aku kadang-kadang nakal, tp pintar di hampir semua mata pelajaran, terutama sejarah, geografi, biologi, dan matematika (MTK). Di kelas saya cenderung mengasosiasikan dengan tmen2 cwek coz mereka bersedia menerima saya apa adanya, dibandingkan teman cwok. Skolahku Aku punya teman di kelas yang menyebut di Puput.
Saya tahu teman sekelas dan dgnnya sejak kelas 2. Dia yang putih, rambut panjang (sering ekor kuda), bibir kecil tipis, indah (menurut saya), senyum manis berlesung pipit, tubuh ramping dan sedikit lebih tinggi dari saya (coz tinggi I hanya kupingnya), ramah, ukuran payudara 34B (yang saya tahu tim ng seks dgnnya), dan seks gila (saya tahu di account saya sendiri setelah dgnnya).
Suatu hari saya dapat menjadi tugas atau pekerjaan rumah matematika yang menyediakan kuat dan memiliki tenggat waktu cepat balasan time-out. Aku masih soal2 sudah terbiasa untuk itu, lain halnya dengan Puput tp. Dia tampak bingung dan masih blom mengerti dengan pekerjaan rumah yang diberikan. Puput bahkan menyambut saya.
“Hei, Matt …” dia dimarahi.
“Hai jg Put..ada apa?” Saya bertanya.
“Matt begini, PR MTK (Matematika) kemudian kerjain dengan ya?”
“Pada ajarin gw sama, karena catatan tidak menyelesaikan en gw gw jg blom mengerti?” Dia bertanya.
“Mmm … bagaimana?” “Gw memang menginginkan aja, tp ngrjainnya NAC?” “Dimana?” “Dan sama yang menulis?” Saya membalas.
“Bagaimana klo gw aja rumah?” “Kebetulan rmh gw lg sepi, memar (ayah n ibuku) pergi ke luar kota.” “Kami kerjainnya Abis skolah kembali nanti.”
“Tenang gw aja ntar herbal en sediain makanan ringan mimuman jg deh.”
“Myspace jg gw anak2 cwek mengundang orang lain” katanya, berjalan pergi lg Untuk anak2 cwek mengundang satu sama lain.
Tapi tampaknya mereka smua punya janji dan tidak bisa berpartisipasi. Selain itu adapula yg mau les, dll Tak lama Puput kembali padaku.
“Matt, saya pikir kami hanya berdua aja nih yg blajar bersama-sama, anak-anak cwek yang lain on’m tidak,” jelasnya.
“Yaudah, tidak apa-apa.” “Tapi sbelum ntar ke rumah Anda, anterin gw ke wartel ya?” “Gw tlp gw dlu orang tua skalian untuk meminta izin.” Saya memohon.
“Ya, tenang saja,” katanya.
Puput Setibanya di rumah, saya langsung duduk di ruang tamunya.
“Mat, tnggu en duduk di sini di sofa pernah menulis ya?” “Gw akan berubah dlu, skalian mengambil minum.” “Oh, iya.mau minum, Matt?” “Dingin atau panas?” Dia bertanya lagi.
“Menempatkan setiap jenis, racun asal jgn ..” candaku.
Puput tersenyum dengan manis, membuat lesung pipinya terlihat.
Sambil menunggu Puput, saya melihat sekeliling ruang tamu di rumah. Rumah yang dari luar terlihat sederhana, tetapi luas dalam dengan 3 kamar tidur. Ada juga foto2 Puput dan orangtuanya. Segera datang Puput tanpa saya mengetahui dari belakang sambil menegur saya.
“Ehemm..ehemm..ngapain Mat?” Serius “gambaran yang sangat sulit.” Dia mengatakan smbil meletakkan minuman di atas meja.
Aku akan menjawab tp masih dlm punggung posisi Puput.
“Tidak melakukan apa-apa, hanya lg lempung Anda Foto & skeluarga menulis” jawab saya.
Ketika saya memalingkan wajahnya ke arah Puput. Aku agak tertegun melihat Puput pakaian celana pendek dengan cahaya abu-abu yang di singkat 20cm di atas lutut. Serta mengenakan kemeja putih atau mungkin melakukan sedikit longgar kebesaran jg untuk dirinya sendiri ‘. Aku bisa melihat dr dalam kerah longgar dan tali melihat BHnya mulut merah muda dan nya sring kerah kemeja ditarik mundur karena takut melihat belahan dada. Serta lengan kemeja digulung sedikit mulut. Saya telah melihat panjang di dia, biarkan kulit putih saja yang smakin terlihat dan seksi. Membuat saya merasa ada sesuatu di dadaku bergolak.
“Woi..Mat.kok diam saja?” “Daydream ya?” “Ngelamunin sih?” Dia memecahkan kekaguman saya.
“Ah … tidak. Gw aja hanya terkejut rumah sangat tenang ini.
(Sementara saya mengambil posisi yang duduk di lantai bulunya ruang berkarpet)
“Apakah Anda melihat dan orang tua Anda tinggal di sini aja ya?” Aku bertanya basa-basi.
“Orang tidak jg.ada orang lg yang tinggal di sini om gw.”
“Om gw lg pas tinggal di sini jika ditugasin bekerja beberapa hari hanya untuk Jakarta di bos.” “Skrang dia lg rumah di daerah Bandung ada.” Jelasnya.
“Berarti Anda slalu sndirian dong jika orang tua Anda bekerja?” Aku bertanya lg.
“Ya, itu saja.” Dia mengatakan hanya.
“Knp tidak menggunakan tambahan menulis, biar tidak kesepian?” Saya katakan lg.
“Orang tua tidak ingin gw gw jd gw anak manja meskipun anaknya saja, jd jd gw dilatih untuk mandiri … btw diambil dlu dong minum, haus UDH pasti benar itu?”
“Oh, ya tnggu sbentar ya, saya ingin mengambil kue-kue dan makanan ringan pertama.” Katanya sambil menuju dapur.
Segera ia datang. Ketika saya hendak minum, Puput menuju meja baginya untuk menempatkan sedikit makanan. Linggis tersandung pinggiran nya karpet ruang tamu.
Jadi dia jatuh dan memukul saya kbetulan yang sedang memegang segelas sirup minuman dingin orange.Seluruh kemeja dan celana saya mengenakan seragam sekolah saya yang masih basah, sedangkan hanya terkena sdikit Puput tangan basah.
“Aduh..maaf ya Mat, gara2 gw tunggul.” “Kaca minuman lo lo tumpah ke seluruh.” Katanya sambil meraih tisu dibayangkan spontan atas dapur dan segera mengusap seragam saya.
“Apa2 oh … tidak benar-benar. Setelah semua itu Anda secara tidak sengaja.” Kataku sambil membantu menghapus sirup tumpahan di baju saya.
Ada perasaan ketidakpastian dag dig digali mulut merasa. Terutama ketika mulut putih dan halus mulut wiping dia mengompol. Dia ingin berlama-lama tangan digosok ya ada jg terbalik celana. Jg Aku tidak melewatkan kesempatan untuk melihat belahan dadanya yang ditutupi dengan mulut BHnya merah muda melalui kerah atau kemeja. Karena aku takut tertangkap dan Konti dibalik celana mulai bangun, aku berkata padanya,
“Masukan, sudah biarkan gw aja lap en bersihin sndiri.”
“Selain hal-hal sepele seperti kayak aja mah waktu yang wajar ini.”
“Pokoknya, kau sengaja.” Aku istirahat hal.
(Meskipun aku takut ketahuan jika Konti saya mulai bangun karena ia menggosok dan menyeka mulut mengompol … .he5x).
“Aduh..Mat..lo weve benar-benar manis, tidak salah saya punya lo teman kyak.”
“Sudah baik, memaafkan, lebih pintar,” katanya karena dia merasa bersalah.
Masukan ah..kamu, membuat jd gw aja GR .. jawabku.
“Oh, ya Mat..mendingan ganti en lo pergi lo menulis seragam pertama.”
“Biarkan n dicuci di mesin cuci sambil menunggu kering, n celana lo pake aja gw Om shirt.” (Sambil berjalan menuju pintu masuk ke ruang dan paman).
“Kebetulan, ada yang cocok en lo kyaknya cocok bersama.”
“Ya handuk, lo berpakaian di kamar mandi yang berada di kamar Om gw aja, td gw nih cari n dpat Om gw dr lemari. Saya pikir pakaian ini cocok untuk lo,” katanya, menyerahkan handuk dan kemeja cokelat yang berada di tangannya.
Ketika saya masih di kamar mandi aku menutup pintu kamar mandi. Tapi mungkin karena saya kurang atau lupa mengunci pintu. Jadi pintu terbuka sedikit dan saya sudah pemberitahuan bahwa Puput sepertinya menatapku. Tapi aku sengaja biarkan saja. Aku memerah tubuh saya dengan air, sedangkan menyabuni tubuh saya yang sixpack, tdk lupa mulut kontiku berukuran 14 cm kusabuni. Segera setelah saya melihat Puput slesai itu berpura2 membaca majalah, sambil duduk di tepi tempat tidur (masih dikamar paman loh ..).
“Hei..Put!” Aku berkata pura2 pura2 teguran dan tidak akan tahu bahwa ia telah melakukan ketika aku berada di kamar mandi.
“Hei … bagaimana Mat, mandi seger?”
“Kyaknya sudah dipasang kemeja n celana pendek lo boxernya yang sama,” katanya smbil menaruh majalah yang dibaca.
“Mari kita Menempatkan kami untuk langsung belajar aja” ajakku.
“Whoa Mat, kami akan lebih baik menonton filn pernah menulis.” “Bagaimana?” Dia bertanya.
“Wah .., mungkin jg tuh.tapi bercinta film?” Aku bertanya lg.
“Nih film ini (menunjukkan melalui kemeja film dr porno dengan sdikit ragu2 ia menunjukkan),” katanya.
“Wah .. Puput, dari mana film dapat bgituan?” Aku berkata pura2 terkejut, tapi aku sering jg film2 menonton porno.
“Oh..ini dapat dr lemari Om gw gw, ketika saya menemukan pakaian untuk lo sebelumnya.”
“Gw udh sbenernya pernah en hampir sering menonton film porno bersama-sama Ratna teman kita, klo lg pulang dari sekolah.” (Ratna adah satu jg teman cwek di kelas saya, yang saya akan memberitahu Anda saya pengalaman SEX dgnnya).
“Gw jg sring baca2 n liat2 memiliki majalah porno Om gw.” Dia menambahkan lg.
“Jadi … lo ga mau?” “Tentu lo Blom pernah menontonnya?” “Lo kyak orang terutama pintar belajar hanya pasti bekerja, kan?”
“Skali2 apa2 tidak Matt.” “Lo’ll juga ingin lg … he5x.” Katanya menggoda.
“Tapi …” kataku sambil dalam hati berpikir pura2 senang dan gembira, kapan lagi bisa menonton porno bersama di cwek cantik Puput.
“Sudah tidak perlu mikir2, Matt.” Dia menambahkan lg.
Aku akan mengangguk stuju. Kami berduapun menonton, dengan duduk di tempat tidur. Karena TV dan DVD Playernya ada di depan tempat tidur.
Sebagai pasangan adegan pria dan wanita membuat keluar dengan satu sama lain. Perlahan-lahan mulai Puput tangan kanan memegang dan meremas bantal yang ia memeluk, sementara tangan kirinya meremas2 dada sendiri. Sepertinya dia mulai terangsang. Aku pura2 tidak ada perhatian. Perlahan-lahan aku berbalik jg, dan mulai berani mengelus pahanya yang mulus. Sampai akhirnya ia mulai tidak tahan, dan bantal yang dipeluknya. Lalu tangan kanannya menarik kepalaku ke tubuhnya.
Dan dia berkata, “mari Mat ciumin gw payudara, mulut biarin en lidah lo menari di atasnya.” Dia mengatakan dalam situasi sange atau balasan terangsang intens.
Aku tidak menyia-nyiakan lampu tsb hijau. Langsung melepaskan kemejanya, muncul bukit shingga bahwa adik seksi dan cantik yang trtutup bra merah muda yang ia spontan membuka kancing tali pengait BHnya. Ciuman dari leher ke payudaranya dan kuisap-mengisap dan menjilati puting merah mudanya.
“Piala … cuip..shruupp … shrupp …”
Puput kenikmatan hanya bisa memejamkan mata dan menggigit bibir bawahnya.
Tidak puas hanya dengan payudara di sekitarnya, mulut kuarahkan ke mulut. Aku mencium bibir tipisnya dengan bgtu liar.
“Cuupp … ciuuppp ….”
Aku meletakkan lidah saya ke mulutnya dan dia mengisap lidah saya di dalam mulutnya seperti permen bermain.
“Ssrrruupp … srruupp … 3x ..”
Sementara tangan membuka kancing dan resleting celana pendeknya. Dan dia jg melakukan hal yang sama sampai kami melucuti pakaian masing2 titik telanjang tanpa sehelai benangpun. Puput bahkan sambil duduk mengangkang tepi ranjang.Aku agak sdikit jongkok untuk terlibat dalam oral yang indah vagina sdikit bulu lebat. Tangannya membenamkan kepalaku membuatku ** knya.
“Mari Mat..jilat, mencium, puasin gw Mat,” erangnya.
“Emmhh … aahhggaah..hh..sssttt … .uaachh …” desahnya.
Sesekali aku meletakkan jari tengah saya ke dalam lubang saya ** knya dia untuk mencari klitorisnya. Sebelum lama, Puput mencapai orgasme pertama. Discharge hangat dan aku meminumnya.
“Srluupp … srruuppp …”
Puas mengisap dia. Saya memimpin melakukan gaya 69, posisi aku di bawah punggungnya dan dia di atas melakukan BJ dengan mahir. Sementara aku sedang bermain jari saya masuk dan keluar lubang me ** knya SMBIL kali skali ciuman. Puput tampaknya memiliki menyerah, ia sgera melakukan WOT (Woman On Top) SMBIL menghadapi saya. tangan membimbing dr kontiku nya yang telah diperketat sebelumnya. Awalnya sulit, panjang perlahan-lahan masuk jg.
Saya tangan meremas-remas payudaranya. Tak lama Puput mencapai orgasme lg, ada sdikit darah yang keluar dari lubang ** knya saya berarti dia masih perawan, ia berbaring tubunya atasku. Sementara aku masih belum. Masih titik WOT, kontiku yang masih Hydrofoil saya ** knya. Aku duduk di samping tempat tidur, sdangkan Puput duduk di pangkuan saya menghadap saya dengan shake. Dan aku dengan bebas menghisap, peras, dan mencium payudaranya. Setelah puas dengan WOT, saya mengganti dengan gaya Doggy Style. Puput berpaling sedikit membungkuk sedikit di tepi tempat tidur. Ragu2 tidak lagi kuhujamkan kontiku mengadu padaku ** knya.
“Oh ya, oh tidak, .. ya, oh tidak.” “Terus Mat, ent * t aku terus ragu2 jgn.” “Uuhh..yes
… Oohh … “kata2 yang keluar dari mulutnya.
Setelah puas dengan posisi DS (Doggie Style), saya mengubah posisi dengan MOT (Man On Top). Kali ini aku berbaring dan membuka pahanya. Untuk dapat bebas masuk ke saya kontiku ** knya. Kupacu kontiku perlahan, dari waktu ke waktu spertinya saya ingin orgasme dan Puput juga.
“Masukan, saya ingin keluar ya.” Saya bilang.
“Sama..gw juga Matt. Kami keluarin bareng2 ya, Mat?” Tanyanya.
“Gak nih gw apa2 keluarin hydrofoil?” Saya bertanya.
“Apa2 tidak benar-benar.” Dia berkata.
Kami juga mengalami orgasme secara bersamaan. Aku lelah yang tak terkira, tapi senang bahkan kehilangan keperawanan saya, Puput demikian.
“Terima kasih, Matt, saya sangat puas bkin udh gak en nyesel off gw keperawanan.” “Kapan2 melakukannya lagi ya?” Dia bertanya.
“Ya gw jg puas bnget Masukan.” “En tp gw tidak bisa ngelakuin lg tidak berani, takut untuk membuat Anda hamil” jawab saya.
“Jgn takut Mat, gw udh gw nyokap pil.” “Lo begitu tenang deh aja,” katanya lagi.
“Tapi Masukan …” kataku.
“Ah..gak perlu menggunakan kata2 tapi Mat deh.”
“Pkoknya jika gw lg sange atau horni, lo hrus ingin ent * t en layanin gw gw ya?”
“Kalo lo mau tidak mau, ntar aku mengatakan kepada orang2, lo kalo gw sudah diperkosa,” ancamnya.
“Oh ya, satu lagi Mat. Rahasianya kami berdua menulis itu! ‘” Kata jgn siapa2 “pesan.
Mendengar ini, saya sedikit terkejut dan menyesal sedikit dipakai ornamen, menjadi SEX budaknya. Tapi jg sedikit senang terbesit pikiran saya, saya sn ada jaminan mana pelampiasan nafsu SEX ku jika sewaktu-waktu muncul. Setelah kami selesai ke kamar mandi bersama-sama sambil melakukan lg meskipun hanya sebentar. Setelah itu kami terus melakukan pekerjaan rumah MTK tertunda jawaban sebelumnya.
Itulah kisah pengalaman SEX pertama kalinya saya. Saya menjadi budak SEX Puput sampai SMA, kami masuk SMA sbab sama. Kami melakukan selalu di rumah, karena selalu tenang. Sejauh yang saya pikir pacarnya oleh teman2ku dan orang tua. Dia hanya mengatakan jika aku sahabatnya dan tempat curhat, jika tidak ada jawaban untuk pertanyaan hubungan kita ttg berdua.Aku berhenti menjadi budak dari SEX dia lulus dari sekolah tinggi, dia sbab diucapkan oleh seorang pria orangtuanya pilihan.
Ketika pernikahan saya tidak bisa datang karena saya di desa. Setelah menikah, dia membawa suaminya ke luar kota karena suaminya di luar kantor.
Ada perasaan dlm lega lg saya ketika saya tidak ancaman diverifikasi dari dia. Jg kadang-kadang tapi hati saya rindu untuk terlibat dalam hubungan SEX dgnnya.