CERITA TERBARU JANDA DEMI MENJADI PNS

Posted on

CERITA TERBARU JANDA DEMI MENJADI PNS

CERITA TERBARU JANDA DEMI MENJADI PNS Berbagai cara dapat dicapai dan dalam melakukannya bisa masuk seleksi tes CPNS sehingga bervariasi. Dengan mengikuti bimbingan CPNS tes, menyewa joki handal, nyogok menggunakan banyak uang, dan yangn lalu orang pintar menggunakan jasa atau dukun jangka. Karena seorang PNS adalah dambaan setiap orang kebanyakan pada umumnya, bisa jadi karena martabat dan peringkat.

41

Dari info ke teman saya, ada seorangn dukun yang cer sniper top di pedalaman yang seharusnya dapat menembus cerita untuk lulus jadi PNS. Entah bagaimana aku begitu tertarik dengan penyihir, karena siapa tahu berapa kali saya gagal tes CPNS atau putus asa dengan metode yang saya gunakan.

Suatu hari, ketika itu larut malam aku mencoba untuk menunjuk ke arah rumah dukun tanpa disertai, dan saya juga berubah untuk mencari alamat dukun.

Dan pada akhirnya saya ya tiba di sebuah rumah sederhana kecil di sebuah desa terpencil dan hampir sepenuhnya jauh dari jalan keramain. Dengan halaman luas dan disertai dengan pohon-pohon yang rimbun membuat suasana begitu kesepian saja.

Kemudian saya mencoba untuk masuk dan mengetuk pintu beberapa kali, dan ada datang seorang wanita yang membuka pintu bagi saya diselingi dengan senyum ramah ketika kontak mata dengan saya …

“Oiya, maaf Bu ??

Apa ini benera rumaha nya Winda Bu ?? “Saya bertanya.

“Oh, ya, baiklah, anak ??” dia berkata.

“Saya sendiri, biarkan pergi dulu Mas ??” dia berkata.

Setelah mempersilahakan Aku datang dan duduk di ruang tamu, aku segera memperkenalkan diri dan segera memberikan uap saya dengan kunjungan ke rumah ini wanita paruh baya.

“Oh, ya … tampaknya begitu Mas Toni”

“Jadi Mas Toni also’d menjadi PNS ya .. ??” memintanya.

“Itu benar Winda Bu !!” Saya membalas.

Berbekal ramuan khusus tersiri dari telur ayam dan madu saya telah siap, karena menurut info dari teman saya begitu. Lalu aku memberinya beberapa istilah dalam bentuk herbal khusus terhadap Winda Bu.

“Nah, jika demikian Mas Toni hanya mengikuti saya ke ruang ya ??”.

Kemudian Ibu winda pindah dari ruang tamu membawa suatu kondisi yang saya berikan sebelumnya. Ibu winda lalu berjalan ke sebuah ruangan khusus, di sudut ruangan rumahnya. Dan aku mengikutinya dari belakang sehubungan dengan pantat yang membuat saya cemas sampai-sampai menelan air liur.

Sampai Anda tiba di sudut ruangan, Mrs. winda menutup pintu dan meminta untuk membuka semua baju dan celana yang saya kenakan.

“Permisi ya Mas Toni., Membantu untuk pakaiannya dapat dipisahkan semua ya ??

Dan menyenangkan Mas Toni berbaring di tempat tidur !! “

“Mari kita mulai untuk ritual ya Mas Toni ..?” Kata Dia.

“Haaaa … .Semua ya Winda Bu …?” Aku menjawab sedikit gelisah.

Dan dengan udara Bu winda yang tersenyum padaku.

“Mas Toni DAK malu -malu ya ??

katakan saja kekasih saya Toni Mas. “dia berkata.

Dan ini adalah demi semua angan-angan dari Mas Toni benar ???

Kau benar, Mrs. Winda memangn jawaban yang benar. Dan lagian saya juga perlu repot mencari susah payah mengatasi pertanyaan di sini dan ada yang sudah datang untuk konsultasi. Jadi saya memutuskan untuk tidak malu-malu lagi.

Dan sementara itu, Mrs. Winda telah menyiapkan perlengkapan ritual nya. Aku segera melepaskan semua pakaian yang saya kenakan, dan aku berbaring di kasur. Kemudian dengan segelas madu membawa,

Ibu winda dateng dan duduk di sebelah saya. Winda Bu yang melihat saat aku telanjang dan menatap nafsu sekum terkesan. Seperti yang saya terlihat seperti burung panggang siap untuk gusto dengan ganas.

Dengan duduk bersila di sampingku, Bu Winda mulai menuangkan madu murni pada tubuh Anda. Aku memejamkan mata sebagai tangan lembut Winda Bu mulai menyentuh dada, meratakan madu yang lengket ke setiap sudut tubuhku.

Dia lentik jari ahli menari, meremas-remas dada saya, dan bermain-main dengan bulu-bulu halus yang tumbuh di atasnya.

Dan saya sendiri sedikit bibirku, mencoba untuk mengontrol aliran darah turbulen ke pangkal pahaku.

“Mas Toni Blom punya pacar?” Tanya Bu Winda istirahat kenikmatan.

“Eh, saya baru saja menikah tiga bulan lalu, Bu!”

“Ooo …, jadi masih pengantin baru to! Nah, lagi-nya Hot Hot dong, Mas!” Kata Bu Winda menggoda.

“Ah, Winda Bu ini ada aja!”

Tanpa tangan saya sengaja menyentuh Winda Bu lutut ketika dia pindah tanganku yang menutupi penis saya. Dan aku juga melihat sekilas dari pahanya yang sedikit terkena.

WOOOOW. ,,, Paha mulus juga, saya pikir.

Tanganku begitu nyaman untuk berlama-lama di atas paha mulus. Winda Bu meninggalkan ketika tanganku membelai itu. Bahkan, ia bahkan membuka pahanya yng halus.

Seakan memberi saya kesempatan untuk pindah tangan menyentuh paha bagian dalamnya.

darah saya lebih berapi-api dengan Winda Bu jari hidup ke dalam perut dan membelai bulu lembut dan memijat otot-otot perut saya yang keras.

“Yah …, tubuh Toni Mas kencang juga ya. Pasti Mas Toni rajin berolahraga.”

“Ya, setiap pagi saya mencoba untuk berolahraga bahkan hanya mengangkat beban atau jogging ringan”.

“Owh., …, Pantesan itunya Mas Toni benar-benar besar!”

“Maksudmu Winda Bu, itu yang?” Saya bertanya.

“Maksud saya adalah apa itu … .. ??” Winda Bu mengatakan, meremas penisku tanpa merasa canggung.

Ada rasa terkejut dan senang dengan pengobatan Winda Bu. Dia lembut mengusap penisku dengan madu dan kemudian membelai ngelus diam-diam.

“Ooouuhh …, Winda Bu.,.!

” ” Sangat baik …! “

Aku mengerang nikmat dan saya juga semakin berani dengan membuka roknya dan mengusap pahanya lebih lanjut.

Dan ternyata Winda Bu mersepon dengan baik. Terbukti dengan Winda Bu sedikit terangkat pantatnya sehingga saya bisa mencapai pangkal pahanya.

“OH .. GOOOD ..my.,,,”

Sekali lagi saya sangat terkejut dan senang ketika tanganku menyentuh rambut-rambut halus lembut antara Winda Bu pangkal paha.

Ternyata dia tidak mengenakan CD. Perlahan-lahan saya mulai menggosok bibir vagina Winda Bu dibasahi dengan jari saya. Winda Bu meningkat kelonjatan dan semaikin bersemangat mengaduk-aduk batang penis.

batang penisku perlahan-lahan mulai membengkak dan mengeras. Tanpa rasa jijik, Winda Bu segera menjilati sisa-sisa madu yang menempel di sekitar pangkal paha saya dan bola kembar saya hancur. Kemudian bergerak melalui pembuluh darah di penis yang sudah bergelombang.

“Bagaimana Mas Toni.,?”

“Ini benar baik.,?” Tanya Bu Winda di sela-sela aksi.

“Woow., .Aahh .., Apakah benar luar biasa Winda Bu!”

“Aku tidak pernah merasa senikmat ini!”

Aku tidak begitu pengalaman dalam esex esex-. Selama hubungan seksual dengan istri saya, kami hanya melakukan dengan cara biasa hanya -Biasa. Tapi kali ini Mrs. Winda memberikan pelajaran baru yang mengerikan. Sudah terbukti ketika Ibu Winda lembut masukkan ujung penisku ke dalam mulut seksi.

“Ooougghh … yeah., Yessss … baik, Mom!”

napas semakin memburu dan saya merengek nikmat, tapi masih menyenangkan bermain-main Winda Bu penis di rongga mulut.

Saya juga semakin berani dan saya tarik celana up terlepas. Bu bahkan Winda juga melepaskan sendiri.

“BUSEET.,. !!”

Dengan usia yang sudah tidak muda lagi, ternyata bu Winda masih memiliki tubuh yang baik. kulit putih mulus, dengan payudaranya yang masih kencang dan montok semok. Serta pantat bulat menggemaskan membuat saya seolah ingin tergencet.

“Oh, sangat indah … ..”

“Aaahhh …., Dick Mas Toni memang sangat besar.

“Hhhmmmm …., saya sudah lama mendambakan kontol besar seperti ini

“Hhhmmm …!”

Dengan Winda Bu serakah pulverizer penisku kembali dan kali ini ia mengangkangi saya dan menyerahkan vagina tepat ke wajahku. Dengan pejantan naluri insting, saya lebih dekat ke mulut vagina pecah-pecah Winda Bu menyilaukan merah.

Bau manis yang keluar sangat merangsang keinginan saya untuk menjilatnya. Perlahan-lahan saya julurkan lidah saya, dan saya menjilat-jilat vagina dengan permukaan yang lembut.

“Aaaaarghhh …! Yeaaachhh …, jadi Mas!”

“Jilat saya Mas Toni terus memiliki ….”

“Oooghhh …!”

Ibu Winda meningkat semangat bermain-main dengan penis saya di mulutnya. Sementara tangannya selalu berputar batang penisku, dan kepalanya juga bergerak naik dan turun.

Sesekali Bu-Nyedot winda menyedo tip penis tegas.

cukup lama kami dalam posisi ini, menjilat, mengunyah dan mengocok alat vital masing-masing. Beberapa saat kemudian Winda Bu kulumannya rilis.

“Bagaimana, Mas Toni Cinta, kan?” Tanya Mrs. Winda

Dan tersenyum padaku, aku hanya mengangguk pelan sambil menikmati mengocok Winda Bu masih memijat batang penis saya.

“Berdasarkan pengamatan saya, kebanyakan orang yang memiliki penis besar memiliki keinginan yang besar pula. Saya yakin kali ini pasti akan Mas Toni bisa menjadi Pegawai Negeri Sipil.” Kata Mrs. Winda menjelaskan.

“Tapi sekarang, biarkan saya bersenang-senang dengan kontol Mas Toni memiliki mengerikan ini!”

Ibu Winda mengambil posisi duduk di paha saya dan kemudian perlahan-lahan ia meraih penisku dan membimbingnya menuju lubang yang sudah vagina basah.

Dia tampak meringis geli ketika ujung penisku mulai memasuki vagina hangat. Ke depan, berharap untuk cerita selanjutnya ya.
Itu saja.

Recent search terms:

  • Cerita ibu pns
  • Cerita ngent0t pns
  • Cerita ngentoti calon pns