CERITA TERBARU SEX DEWASA AYAHKU YANG TEGA

Posted on

CERITA TERBARU SEX DEWASA AYAHKU YANG TEGA

CERITA TERBARU SEX DEWASA AYAHKU YANG TEGA Hi Guys, kembali ke cerita saya ketika saya pada waktu itu sangat marah karena cerita seks saya dengan suami saya jadi saya suka tidak terlampiaskan. Nah, ketika itu pada saat sore hari setelah Mas Narto berlayar kembali, saya pikir untuk mengucapkan selamat tinggal pada mertuaku untuk mengunjungi Mr.

32

Dengan alasan sedang sakit. Pokoknya, sore itu saya kembali ayah ke rumah, dan tidak ingin membuang waktu, aku memeluk tubuh Anda sehingga ke rumahnya. “Oh .. Bapakh, Mas Narto kejam Pak ..,” aku menangis ayah dipelukan di ruang tamu. “Kamu anak kenapa ..?” “Mengapa kau ..?” Mr tampaknya khawatir melihat saya menangis. “Dia menyetubuhiku tapi perut saya sakit Pak, ini Pak sini sakit,” Saya dipandu Pak keperut tangan mulai membuncit. “Di sini kah ya sayang ya .. ??. Sudah, kau diam ya nanti Mr. sembuh sepenuhnya ..,” “nah disinikan sakit?” “Di sini juga ya ..?” Mr seperti benar-benar mengerti apa yang saya inginkan dalam posisi memeluk sambil berdiri, tangan Mr mulai browsing dari selakanganku perut, membuat rasa gairah naik langsung. “Ayo sayang, Mr. obatin dikamar ….” Mr. memegang saya dan saya meletakkan di kamar tidur. Setelah itu, seperti panas menyeberangi padang pasir, pakaian dan segera membebaskan Mr. Bapa juga. Mr. mencari langsung dari selangkangan lembab dan menjilati Meki saya lagi. “Ohh iyaahh Pak Pak .. jadi .. Aaiiiisssshh,” Saya tidak lagi mampu mengendalikan pidato saya, nikmat kekuatan seksual setelah ayahku. Mendengar Mr. celotehku tangan merayap payudara meningkat, meremas, dan mencubit putingnya. Sepuluh menit bermain-main Meki dan tokeet, Mr. rupanya tidak tahan dengan baik. Selain itu, pagi ini tentu sangat menyesal Mr. keinginan yang tidak terpenuhi. “Ouuuuuuh Nak .., sekarang angkat kaki Anda jadi ya .. ya sayang,” Mr. membimbing menopang kaki saya di bahunya. Dalam posisi itu Mr. memasukkan rudal bibir mekiku dibelahan. “Mr .., silakan Emi diperlakukan ya pak .. .. cepet Pak,” Sepertinya aku sudah merasa gatal semua ingin menerima tusukan2 kontol gagah ayahku. “Anak .., jika wanita hamil muda lain perlu memang beginian, jika suami Anda adalah sulit, Anda sering datang ke sini ya, biarkan Mr Mendapatkan.” Apalagi, jika ibu hamil adalah mekinya paling lezat .. Anda seperti anak ini, ” Mr. berunding lagi bermain-main birahiku, saya diundang untuk chatting dengan kepala kontolnya telah mengembangkan jamur pecah-pecah kayak tenggelam ke gerbang mekiku meninggalkan tanpa memasukkan bagasi. “Bagaimana dengan anak saya? Anda berbicara dengan ya sayang ..? “Ia bertanya.” Duhh Mr .. masukinn aja dong Pak, Emi nihh tidak tahan lagi, “” Iyaa UUUhh .. uhh … ..Ahhh … “belum selesai aku bertanya , Mr. menekan pinggulnya, membuat kontolnya masuk hubungan keliang. “Jleeeb … ..Bless .. cleepp..Cluuuuppp” “posisi yang dipandu Pak ternyata membuat semua syaraf2 dimekiku menerima rangsangan sangat maksimal. Dalam posisi itu Mr. stres kontol cukup dikliti saya setiap kali keluar dari kebiasaan Meki menembus saya. rudal Mr sedikit lebih besar dan lebih gemuk daripada rudal suami saya tampaknya membuat bibir ketarik terasa mekiku keluar seperti sedikit monyong menerima hujaman tombak ayahku. Mr. meremasi payudara tanganku begitu keras, dan tangan saya hanya bisa melampiaskan meremasi juga mendukung untuk ayah dari pantatku sendiri. Aku begitu menikmati setiap gerakan dari Bapa, dan saya juga mencoba mengguncang ayah dari bagian bawah putar pinggul yang saya bisa, dan kemudian Mr. ingin merasakan kesenangan yang sama seperti yang saya dapat dari dia. Mungkin Dad benar mengatakan, saat seorang wanita hamil muda benar-benar membutuhkan hubungan dan perlu puas .. Keringat membasahi Mr. dan keringat bercampur tubuh kita serta sprei. “Ohh Nakk. Ini dasyaat kamu sayang ..” “Enakh sekali anak vagina Anda ..,” Mr. tersa tidak kuat ya, ayah lebih cepat gerakan genjotan. “Uhh … eh … .uuuhhh .uhhh …… … ..” “Oyaahh..mmphh aaihhsstt .. Pak .. aaihhsstt benar-benar mengerikan,” Ketika Mr. gerakan cepat, rangsangan diklitorisku menjadi puncak dan mintip mintip. Saya juga sepertrinya hampir klimaks, meskipun saya sudah mencoba untuk menahan tapi sedikit mekiku dinding kedutan semakin menjadi senduuut sendut, sampai akhirnya aku mengangkang kaki saya terangkat sepenuhnya terserah sepenuhnya pada kepala saya sendiri. “Uuuuuuuuhhhhhh … ..uuuuuuuuuuuuhhhhhhhhhhhh ………….” “Amphuunn aahhsstt Pak .., .. enghh ahhsstt..enghmm .. Pak .. ohh,” aku rusak, mekiku kedutan Mr. menjepiti rudal. “Nakk .. ennaakk ouhh .. ohh .. ohh, ohh anak ennaakkh, … ..” beberapa detik kemudian Mr. ikuti orgasmeku, tubuhnya kaku dan tangannya semakin keras meremas payudara saya. Mr menurunkan kaki saya dari bahunya tanpa menembakkan rudal yang kejepit mekiku, dan mengarahkank saya untuk berbaring miring menghadap ke arahnya lemas di sampingku, pada waktu itu seks kami tetap bersatu. Sampai akhirnya rudal Mr. menyusut dan melepaskan diri dari mekiku penjepit. Ketika terasa caperk dan kami lemas lega dengan tidur beberapa jam, aku pulang malam mertua, dan terus tidur nyenyak dengan perasaan nyaman dan damai sama sekali. Seperti kejadian pertama, meskipun saya puas tidak bermain tapi insiden kedua dengan Mr penyesalan dalam daun dalam dan seaakan .. saya merasa dosa melakukan hubungan seks dengan ayah kandungnya sendiri, tidak kami inses dan tabu untuk melakukannya ya ? Tapi lupa itu !! penyesalan di balik itu, ada rasa juga ingin mengulangi sama besarnya. Dua perasaan dibathinku mengamuk pekan ini, di mana saya ingin menempatkan Bapa, tetapi gagal karena pikiran yang aneh2 dalam pikiran saya sendiri. Pagi itu aku merasa perang batin lagi, tapi tampaknya rasa sesalku kalah dengan perasaan saya sendiri nafsu, kali ini dengan rasa itu ingin mengulang budi dengan Mr. saya kembali. Selain itu, malam terakhir saya membuat kembali kecewa sama Mas Narto. Meskipun semalam Mas Narto sampai tiga kali untuk beristirahat pada tubuh dengan nafsu, tapi Mas Narto selalu selesai sebelum saya menemukan untuk puncak. Setelah beres2 di rumah, karena saya biasanya dikemas makanan untuk dibawa pulang ayah saya sudah seminggu ini saya tidak pergi. Saya pikir bisa menghabiskan waktu di sana karena Mas Narto petang2 sudah berangkat dan tentu saja kembali ke rumah malam ini. Maklum arah angin berubah sehingga Mas Narto hari di laut agak terlambat. Setelah saya sampai di rumah Dad, sepertinya pintu itu terkunci sehingga aku bisa langsung masuk ke rumah. Aku melihat Mr. sudah tertidur di kursi bambu ruang tamu, hanya mengenakan sarung dan telanjang dada. Tapi aku membiarkan ayah tidur, sementara aku kedapur memindahkan keranjang untuk lauk piring dari meja yang ada dapur. Setelah itu saya kembali ke ruang tamu dan melihat Mr. tertidur dalam panjang kursi bambu. Dibandingkan Mas Narto, Mr. bertubuh memang lebih baik meskipun cukup lama. Luas dada masih menonjolkan otot-otot di masa mudanya digunakan untuk membuat tubuh yang tingginya mencapai 175 cm ketika berdiri masih terlihat kuat. Mataku menjelajahi Mr. tubuh terlentang, dari kaki sampai wajah. Wajah ayah masih menawan untuk pria seusianya, yang berhidung dan udara wajah tampan. Saya percaya, sebenarnya banyak wanita tergila-gila Dad, hanya saja Ayah benar-benar trauma dengan kegagalan pernikahannya dengan ibu saya sendiri karena tingkat dirugikan ekonomi. “Ngghh ..” Ayah menggeliat tapi tetap tidur, mengangkat kaki kanannya untuk membuat sarung tangan yang dipakai untuk mengungkap Mr. jelas pangkal paha. Wooow. Sangat gagah sekali dan Mr rudal besar dan kuat nya langsung menjulang dalam pikiran saya, ketika berakhir rudal sangat terlihat. Mr. tidak menggunakan pakaian ternyata, sehingga rudal masih lemas terkulai keluar dari sarung ketika kaki kanannya diangkat dan sarung diangkat. rudal Mr masih tidur sendiri hampir sama besar dengan rudal milik suami saya, dada saya saat ini langsung riak, birahiku mulai bangkit kembali. Haduuuh … HAduuuh … nafsuu apa yang datang dari waktu ke waktu itu, saya mendekat dan berlutut di lantai menghadap kursi tempat Mr. tidur. Posisi wajahku ini agak jauh dari rudal Mr. keluar dari sarungnya. Dengan sentuhan Missile sangat lembut Bapa saya masih tidur, dan perlahan-lahan rudal genggam saya, dan saya gosok dan kemudian ayah saya goyang-goyang Rudal perlahan dan perlahan-lahan. Meskipun Mr. bergumam kecil dan tetap tidur, tetapi reaksi dari rudal telah sampai meroket lagi, itu nikmat batang membesar dan menegang perlahan mengocok selaras dengan apa yang saya lakukan. Saya benar-benar bingung sendiri menyadari Mr.’ve On Fire Rudal dan mluncur siap untuk lepas landas, saya tidak tahu hari sebelum mendapatkan foreplay Bapa, aku benar-benar terbakar sendiri dengan nafsu. “Ahhh … ..Sayangg Ouhh .. ..” Kemudian Pak tiba-tiba terbangun, tangannya membelai rambutku dan menuntun kepalaku untuk lebih dekat dengan rudal. “Anak … Silakan hisap ya sayang, seperti Mr. mekimu jika menjilatinya,” Bapa memerintahkan saya, dan perintah yang saya lakukan tanpa keberatan, meskipun itu adalah pertama kalinya aku menghisap manusia rudal. “Mpruuuuuttt … ..mprrreeeeeeeeeeeeettttttttttt ….” “Mmmphh ssthh mmpphh .. Ahh, baik Pak?,” Sshtt mmphh, “Saya emutan baik. Tubuh Mr sampai kenikmatan menggelinjang oralku menahan beberapa kali. Ketika mulut saya menjilati rudal, Mr menggerakkan tangan memegang rambut saya bolak-balik arah rudal, membuat mulut saya otomatis bolak-balik pula menelan dan hancur ayah rudal, cairan bening yang keluar dari ayah rudal telah saya menelan dengan penuh nafsu. Sementara mengisap rudal, saya perhatikan sensasi wajah Anda semakin tampan meringis dengan wajah lurus yang saya buat itu. Mr. menjambak rambut saya lebih kuat dan lebih cepat tangannya bergerak maju mundur kepala saya. “Hsstt ohh .. Nikmaattnyaa Oghh saayyhh .. .. .. Mr. sukaaa Aahhgg Nak .. Ohh, “dan ketika tubuh Mr. kejang dan rudal meludah sperma cukup tebal aku menarik wajahku menjauh sehingga semburan sperma Mr tersebar di mana saja di mana sampai ke lantai dua.” Aah …. Ohh sini .. sayang sayang, duduk sini ya boy, “Setelah beberapa menit napas, Mr. mengatakan kepada saya untuk duduk di kursi bambu sambil Ba [pack beralih untuk berlutut di lantai dengan perut saya menghadap posisi. Mr. mengakat kedua kaki dan didukung bajunya di depan kursi, tubuh ayah seolah-olah saya flip antara paha saya. Sekarang ternyata yang memainkan ayah saya. Daleman yang saya gunakan tidak dirilis Bapa, lengan bawah CD mengamit dan membawa ke kanan sehingga bibir menonjol melalui CD celah mekiku, kemudian Mr. merunduk dan saya merasa senang di paparan bibir mekiku. “Ohh .. Yeesss Paakkkk … .hhsstt, sehingga” ternyata juga, sekarang rambut saya meremasi Dear Mr dan kepala menekan lebih menjilati dicelupkan mekiku sudah lembab. pengobatan Mr. benar-benar membuat saya tertegun dan cinta, membuat saya menggelinjang jilatannya semakin tinggi kenikmatan nafsu yang saya dapatkan. “Oooh … Ahhhhh …… .uuuhhhhhh ……” “Enghh uhh .. BAIK Pakk, ada Pak …,” “Ooohhhhh ya ada ..” “hisap kuat ya pak,” napas saya semakin menjadi, sesak dada menahan sakit nikmat Meki dan merayap di sekitar hiingga sampai bokong bola dan jari kaki saya. Saya mencoba untuk bertahan cukup lama, tapi setelah 20 menit dari diperlakukan begitu akhirnya meledak dan meluap pertahanku mana. “Duhh Bapaak ..” “Ohh sayang …” “terus Mr .. Uhh, hsstt .. Enghh enakk .. Ahhsst,” ketika mekiku mulai berkedut, kepala saya memukul Mr. mekiku akan lebih tenggelam dalam, cairan keluar dari liang nikmat-Ku Mr disedot, menciptakan sensasi orgasme bagi saya. Ketika kedutan itu selesai, saya langsung terkulai kursi bambu, dan duduk di samping Mr. membelai kepalaku. “Ini anak yang baik ?,” Mr. membelai pipiku dan menatapku. “HHmmmmmm ayah, begitu baik ya pak ..” Saya kemudian meletakkan kepala Mr. dada. Kami duduk dengan posisi begitu hampir setengah jam, saya dan Pak terlibat obrolan tentang kenangan indah ayah dengan ibunya, dan juga tentang saya dan suami saya. Ayah saya untuk memberitahu saya bagaimana cemburu saya dari hubungan ibu dengan Mr jauh lebih indah dari saya dan Mas Narto, tidak merasa saya sengaja aktak menangis dipelukan Mr. “Poor Anda, anak ..” “Tentunya Anda menderita bathinmu hidup tak terpenuhi selama ini, “Mr. membelaiku lebih mencintai. Setelah membelaiku, ayah memegang tanganku dan menuntunnya ke arah rudal. WOOOOOOWW …………., Missile Mr.’ve tegang punggung saya dengan perkasa. “Biarkan anak saya .. kenikmatan yang terhormat finish sebelumnya untuk Anda,” Mr. membimbing saya lagi untuk berdiri menghadap kursi dan bersandar tangan di belakang itu. Saya pikir Mr. tuntutan, maka saya juga ingin cepat menangkap ayah rudal, ayah saya ingin menjadi kacau dari belakang. Ada tersa CD dipelorotkan saya basah ke lutut dan rok lingkaran pantat diungkapkan begitu jelas. Mr. memelukku dari belakang, mengusap perutnya sudah kembung akibat kehamilan dan meremasi payudara saya. ayah saya juga mencium leher dari belakang. “Ouhh Paakk ..” “Emii DAK kuatt Pak ..” Aku mulai tidak sabar menerima suntikan Mr dan merasa rudal mekiku hal besarnya penuh. “Iyahh sayangg .. nihh Bapakh masuk.” “Ouccchh Meki inii kesenangan,” Mr. tune dibibir rudal dan menekan pinggul Meki saya maju, gerakan membuat rudal langsung lenyap dalam lubang Meki saya sudah basah pada saat itu. “Ya Pak begiituu Pak .. terasa Enakk sekallii” “ohh, .ahhhhhhhhhh … uuuuuhhhhhhhhhhhhh … ..” Aku mengerang hubungan saya menahan bagian nikmat. Ayah mulai bergerak pantatnya maju mundur, sehingga rudal besar dan kuat nya pecah di mekiku. Dengan gaya menusuk dari belakang adalah sanagt mendukung sekali, apalagi pertama kalinya yang saya alami, setelah beberapa makan siang dan kemudian gagal karena hampir tertangkap Rini. Mr benar-benar muncul birahiku, mekiku mulai bergerak-gerak cepat dan saat menginjak beberapa menit hubungan kemusdian kami. “……… MMhhhhh aarrgghh Ahhsstt .. .. .. Enhaakkhh ouuhh Duhh Paaaakkk,” “Iyaa lebih kerass yaa pak ..” “Enaakkhh hrrrrngghh,” Saya menerima tusukan putus asa -tusukan dari Bapa, kedutan kecil yang saya pegang begitu erat dimekiku sebanyak mungkin, saya tidak ingin bahwa orgasme cepat, aku ingin lebih banyak waktu untuk merasakan kesenangan itu bersama dengan ayah saya. Lalu aku menggoyang pinggulku berputar -putar dengan gerakan Pak, fleksibel otot selakangan saya bahwa Mr. mekiku diRudalnya merasa pin. “Ohh sayang .. Enakknyaa Meki Anda” “Ohh … aaaaaaahhhhhhhhhh” Ayah mulai merasakan hal yang sama, obrolan tak karuan meremasi lingkaran sementara pantatnya. Mr. memompa saya lebih keras, lebih rudal terjun ke mekiku membuat suara “cepluuuukkkk ……… ceeeeeeepluuuukkkk” Ibaratnya alat vital kita. Aku sudah tidak tahan lagi, otot-otot kaki saya bergerak-gerak seperti denyutan Meki menjadi lebih sering. napas kita adalah balap moo, mendesis, mendesah, dan berteriak kecil. “Ya Paakk. Semakin lama ya pak ..” “NAaaakk, akan Anda sampaii” “Aahhsstt rrrrrghh Ouhh .. ..” “Ammphuunn aahh,” Saya merasa seluruh otot-otot saya mengejang, rasa nikmat pengumpulan kaki, pantat sampai mekiku semakin sulit berkedut, saya akan hampir orgasme. “OuuhH Paaakk …. Ohh ..” “Ohh …… .., Mr hampir sama juga Maret .. Ohh,” Dad mengerang, tangannya menjambak rambut dan tubuh saya tersa cepat menusuk Meki saya – nusuk. “Ouhh .. Ammphun Pak ..” “Amphunn .. Aahhsstt .. Ohh .. Ampphunn ..” aku berteriak menerima orgasmeku, aku sudah keluar. “Ya NAK .. .. Bapakh juggaa inii .. Aahh,” Dan kau masih menusuk waktu berulang kali nusk aku sudah dimaksimalkan. Dan kemudiiiiaaan terjadi,

“Gubbbraak ..”

Pintu Bapa yang lupa kunci kami terbuka lebar. Berikut bunyi pintu itu, Mas Narto masuk dan berdiri masih melihat ke arah kami.

“Ouhh aaghhkk .. Ohh .. .. .. Ohhggh Iyaahh,”

sangat bertanggung jawab pada waktu itu, meskipun kita tahu kehadiran Mas Narto tapi nikmat puncak datang tidak lagi bisa terhindar, Mr terus memompaku sampai Anda sendiri kejang dan memeluk saya dari belakang. “Ohh ammphunn Paak …” Aku sangat menikmati saat ini. Mas Narto yang termelongo melihat kami, tapi setelah mendengar saya mengatakan gosh, Mas Narto cepat ke arah kami dan menarik Bapa. “Dasar bajingan Anda adalah orangtua, !!!” “Persetan anak Anda sendiri … !!!!” Kemudian pukulan mentah mengarah ke kewajah hormat lantai tertutup. Rupanya Mas Narto pikir hanya sekarang saya diperkosa, kemudian mendekati Mr Mas Narto musim gugur dan terus memukul mundur Mr beberapa kali. Aku tidak tahu harus bagaimana kemudian, selain mengenakan daleman kembali dan memperbaiki pakaian saya. “Sayang … Kau tidak apa-apa sayang?,” Suami saya memeluk saya setelah Anda tak berdaya. “Tidaaaaaakk Mas .. tidak apa-apa,” aku memeluknya, benar-benar aku sangat takut waktu itu. Takut ketahuan, dan takut suami ditinggalkan. Beberapa menit kemudian suara Mas Narto Mr mengundang masyarakat untuk datang. Mr kemudian di eret-eret rumah Darmaji Pak, Pak RT dikampungku. Setelah hari dikurung di rumah Pak RT, laporan Mas Narto Mr akta ke polisi dan ditahan di kantor polisi. Saya ingin membela ayah, tapi aku tidak berani, takut jika semua terkena. Itu saja.

Recent search terms:

  • Cerita dewasa inses
  • narto main sama tante