CERITA JANDA MESUM DIPINGGIR PANTAI DIBALIK BATU

Posted on

CERITA JANDA MESUM DIPINGGIR PANTAI DIBALIK BATU

CERITA JANDA MESUM DIPINGGIR PANTAI DIBALIK BATU Gini ceritanya, ketika akan Malem minggu, baru gw ga ada kerjaan, saya pikir baik-baik malem mingguan, tunggal, tunggal. Teman – teman soalnnya uda gw pergi semua mitra. Kemudian ia menulis SMS kepikiran Vivie.

10s (1) - Copy

Awalnya sama sms, tapi keterusan dan SMS juga mengatakan pengap, soalnnya nyokapnnya ayah kembali ke Surabaya. Jadi dia tinggal di rumah Doang. Gw mengundang Anda untuk jalan – jalan, berbicara ke pantai Nusa Dua, Nusa soalnnya tinggal gw deket Dua’m tidak terlalu penuh dan kaya di Kuta.

Ga taunya dia ingin – keinginan menulis. Karena malem uda, kemudian mengatakan sekembalinya ia meminta antera kos teman-temannya menulis di Nusa Dua juga soalnnya rumah di Denpasar, jauh dari Nusa Dua. Saya katakan di atas. Sekitar 6,30 GW sampai di rumanya di Denpasar. Lalu keluar membawa tas kecil yang isinya melakukan tim nginep. Kami jalan dari rumah dan makan di cafe di jalan By Pass (nama jalan ke Nusa Dua). Abis mematuhi makan malam, kami pergi ke pantai di Nusa Dua, kami tiba di pantai, kira – kira 8 jam malem Uda.

Seperti biasa, Pantai Nusa Dua akumulasi uda sepi pantai dekat pintu gerbang hanya ada 2 ato 3 pasangan cinta, ciuman, tidak ada pelukan. Sementara bercanda ngegoda gw “sebelum mulu ngeliatnya terlibat pasangan, ini berarti mereka juga merayu malem dong”? “Yee … dia ingin” peluru dalam dirinya dan tersenyum. Kemudian kami datang di gurun dan mulai bercanda, berbicara, tidur – berbaring di kursi pantai. Malem, bintang banyak, mereka bercanda. Kemudian tidur kebosanan – tidur, mulai air deket, Anda hanya ngeliatin awalnnya gw jalan ke tepi air.

Mulai sekarang gw aja LIAT sendiri, jadi saya berlari kepadanya dan menarik tangannya. Akhirnya kami bermain di pantai sambil berlari – lari kecil, tertawa, bercanda, lagi pula saya sangat senang. Kemudian ia tersandung dan akan jatoh, refleksi gw menerima tubuh jato dia inginkan, tapi namanya berpasir, juga gw ga dasar yang seimbang, akhirnya kita jatoh bersama, dan ia dipukul di bibir bibir gw. Uda jatoh, yang sama – diem sama, mungkin karena sama – shock sama gw yah … ketika tubuh nindih, ngerasain toketnya lebih dari berat badan gw, anget, dan dia jantung berdetak kenceng rasa. Mungkin deg – Degan itu.

Kemudian dia bangun dan kita saling malu – malu dan berkata “aku ga menyesal sengaja.” Tapi segera aku berkata “Ga apa, saya harus minta maaf, soalnnya tidak bisa menahan tubuh Anda.” Kami adalah sama – bersiin pasir yang sama di dalam tubuh kita masing – masing dengan tenang sehingga. Sementara bersiin pasir, gw ngelirik dia wajah, wajahnya berubah merah karena malu. Setelah kami merasa bersih, gw mengajak Anda kembali ke pantai kursi, di kursi, pipi Angelus tanpa alesan pasir gw. Tapi ia malah berhenti, mungkin Anda suka membelai tangan GW.

Mulai deketin gw gw wajah dan menyesuaikan diri dengan membuka kembali mata, bibir yang tepat terhadap 1 cm dari bibir cinta GW. Dalem hati gw gw mengatakan mati! tapi ternyata ia hanya memperlambat lagi … dan aku nerusin dan akhirnya bibir kami terpaku satu sama lain. Dan ia benar-benar ga bereaksi, hanya memperlambat menulis. Gw ngejilatin perlahan dan lembut bibir (kontak AGA Walo dengan air garam …) dan kemudian membuka mulutnya datang – datang, sehingga lidah di mulutnya GW. Dan sejak saat itu, bahasa adalah kita yang akrab dengan dan bermain bersama. Keith gw tangan nakal, memegang leher dan pipi, sementara diem aja dia.

Setelah mulut kita samping, saya gw bicara padanya “Maaf, berhasil lolos, tidak bisa … Vivie datang – datang untuk menutup mulutnya menggunakan GW.

“Ga apa, aku menikmatinya pula, Anda memilih uda berapa lama?”

“Uda setaon kemudian, jika Anda?” gw jawab

“Saya belom bersama sekali lagi … universitas dapat sebelom AMA ibu ga”

“Jika demikian … Anda … ingin … ng ga … jadi … teman saya … ??? I Shot sementara terputus – kiri karena akumulasi saraf.

Dia mengatakan apa-apa – apa-apa tapi ngedeketin dia lagi dan mulai berciuman lagi. Kali ini ia mulai rangsangan ngasi gw, tangannya mulai memegang tangan gw gw paha. Saya juga mulai tangan tangan yang lain. Sampai tangan AKHIRNYA ngegeser, dan tepat di atas anu gw. Saya terkejut, dan dia cukup berani, dia tidak menyadari tangan berada di atas anu gw. Namanya anak laki-laki, jika penis tetap gadis, dia harus memiliki reaksi … Melihat apa yang menggerakkan, karena gw diem tubuh, hanya di tangan gerakan Doang. Dia juga terkejut uda gw anu mencapai. Pada saat itu, tangan kaya gw uda ngerangkul mengundang Anda untuk pelukan, dan akhirnya memeluk sambil berbaring di kursi. bandara bola

Dia mengatakan: “kok-jadi pula bergerak yah terangsang?” tanpa mengucapkan sepatah kata, saya langsung pergi ke celana, dan ia melihat malu pada uda saya mengeras dan besar. Dia mengatakan itu adalah pertama kalinya kami telah melihat orang lain selain keluarganya. Dia menutup sisi Reflex pake1 wajah. Tapi tangannya yang lain dan ambil gw gw gw sari mengisinya, mengatakan “Ga apa-apa.” Dan akhirnya dia melakukan barang gw dan wajah ngelepasin dari sisi lain.

Trus gw cium dia lagi. Kali ini ia mulai tangan ngegerayang kembali kepadanya dan ngelepas mengelola BH-nya dari belakang untuk Bhnya jatoh keluar dari kemejanya. Lalu aku mulai mencoba kemeja bukain, awalnya ga dia tidak mau, karena takut diliat orang. Tapi saya mengatakan bahwa jika pantai ini Udaga siapa pun, apalagi kaya uda saat itu, 11 jam malem. Akhirnya, dia ingin juga. Ini adalah pertama kalinya payudara benar-benar lempung lunak, puting Masi, kulit bundar warna laennya merah muda Cina, kuning.

Dan dia bukain baju sampai akhirnya gw gw pandangan pertama. Sementara maenin payudara dan ciuman, celana seleting terbuka gw gw dan tangan ke istana untuk CD-nya, gw uda Anda merasa bahwa basah. Trus gw telanjangin dia dan memulai permainan yang sebenarnya? Ini benar-benar luar biasa. gw bilang baru jantung kerajaan, sangat beruntung, merawanin anak orang, orang yang paling kucintai. Sampai akhirnya kita kira – kira orgasme 3kali. Dan akhirnya, orgasme gw gw minta keluarin di istana. Dan ia juga ngizinin. Soalnnya dia juga menghabiskan masa kecilnya.

Malem kita kembali ke gw asrama, itu adalah di asrama nginep teman-temannya, tapi gw dikost. Dalam pesantren gw, juga mereka maen 06:00 ampe baru. Kira – kirajam 7kita media baru tertidur, tentu saja … sambil telanjang. Dia nginep 3 hari soalnnya senen mengajar di sore hari, sedangkan gw lagi melatih periode. Sejak itu kita memiliki Bener – Bener pacaran dan beberapa kali “Maen” tapi sekarang dipisahkan uda, uda dia soalnnya bekerja di luar Bali.